Sabtu, 10 Mei 2014

0 Tutorial Pembuatan Wajan Bowlic





 
1) Pelaksanaan

 
a. Persiapan

         
Adapun bahan yang diperlukan untuk membuat Wajan Bowlic :路 USB Wifi Adapter + kabel USB 路 Wajan Aluminium Diameter 40 cm 1 路 Pipa paralon ukuran dari ukuran 3? 30 cm 路 ukuran Pipa Hubcap 3 路 Bolt Nut + 3? 2 路 aluminnium Lacban 路 Kabel UTP
Peralatan untuk merakit :路 gergaji besi 路 Forceps + Obeng 路 Solder + Tinol 路 Penguasa 路 Cutter + Gunting 路 Drilling Machine + Eye Bor 3 inch
b. Praktek 1. Pengukuran

 

Sebelum melakukan perakitan wajan bolik dari kita harus mengukur fokus terpisah pertama wajan yang kita gunakan untuk mendapatkan posisi USB wifi yang benar 
  • Buat lubang wajan, siapkan dop pralon 3 dari "yang [di] pengeboran di tengah Kemudian,. Kemudian dop baut dari paralon 3" untuk menggoreng basis pan.

  • Paralon 3 "dilapisi aluminium lakban sepanjang 20cm, jangan ujung. Meninggalkan atas beberapa dihitung dari cm wajan fokus. Buat lubang paralon sekitar 5 cm dari bagian belakang, untuk konektor USB WLAN. Setelah mengatur di lapisan pipa paralon dengan aluminium lakban, termasuk USB WLAN ke dalam pipa paralon dengan jarak dari sekitar 5,3 cm pengukuran sebelumnya sesuai dari ujung paralon

  • Selanjutnya pipa paralon di atas dekat dengan dop 3 inci 

  • Setelah dipasangkan [oleh] dop 3, pipa paralon selanjutnya dari [di] pasangan untuk dop 3 yang telah perakitan dengan wajan bolik dari. Memastikan posisinya sesuai dengan terpasang USB wifi Konektor [at] pipa paralon.

  • Perakitan Wajan antena.; Apakah semua Bolik. Jointing kabel USB yang memiliki [di] perpanjangan dengan kabel UTP.

Jumat, 09 Mei 2014

0 Konfigurasi DNS Server Pada Linux Debian

 
   
Konfigurasi DNS Server Pada Linux Debian
 
 
Install paket bind9 untuk versi yang terbaru, dengan perintah #apt-get install bind9

Memastikan paket bind9 apakah sudah terinstall dengan benar, dengan perintah # dpky l bind9

Mengedit script resolf.conf, dengan perintah :
# pico /etc/resolv.conf

Mengedit script named.conf, dengan perintah:
# pico /etc/bind9/named.conf
Edit seperti dibawah ini:

};
Zone "debian.com,"{ Nama Server
Type master;
File "/var/cache/bind/db.debian"; Tempat file disimpan
};

Zone "192.in-addr.arpa"{
Type master;
File "/var/cache/bind/db.192"; Tempat file di simpan
};

Copy file db.127 dan db.local pada directoty yang sama ,dengan perintah:
# cp db.127 db.192
# cp db.local db.debian
Lalu pindah pada directory /var/cache/bind,dengan perintah:
# mv db.192 /var/cache/bind
# mv db.debian /var/cache/bind

Membuat file zone forward yang berfungsi untuk menerjemahkan nama ke IP Address dari zona lokalnya.dengan perintah:
# pico /var/cache/bind/db.debian

$TTL 604800
@ IN SOA debian.com. root.debian.com. (
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS debian.com.
@ IN A 192.168.1.1
www IN A 192.168.1.1

Membuat file zone forward yang berfungsi menerjemahkan IP Address ke nama dari zona lokalnya, dengan perintah
# pico /var/cache/bind/db.192

$TTL 604800
@ IN SOA debian.com. root.debian.com. (
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS debian.com.
1.1.168 IN PTR debian.com.
www IN PTR debian.com.

Merestart daemon DNS Server, dengan perintah :
# /etc/init.d/bind9 restart
Stopping domain name service . . . : bind .
Starting domain name service . . . : bind .

Mencoba DNS Server apakah sudah berjalan dengan baik dan benar dengan perintah ping
# ping www.google.com
Jika muncul reply berarti konfigurasi anda berhasil


TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG :)
Diberdayakan oleh Blogger.